Adinusa
  • Course
  • Bootcamp
  • For Corporate
    Pro Training
    Pelatihan IT profesional yang tersedia secara online maupun offline sesuai kebutuhan.
    Talent
    Pemenuhan kebutuhan talenta IT untuk mendukung operasional teknologi perusahaan.
    Scroll to view more
Jadi Creator ADINUSA
  • Daftar
  • Login
Education Logo Images

Transformasikan masa depanmu di ADINUSA! Pelajari berbagai keterampilan digital dan jadilah ahli di bidangmu

  • kontak@adinusa.id
  • (+62) 8111123242
  • Home
  • Course
  • Bootcamp
  • For Corporate

    ADINUSA Pro Training

    ADINUSA Pro Talent

Jadi Creator ADINUSA
Find With Us
Education Images
images/ADINUSA_Article_5_2.png
  • Zulfi
  • 23 Jan. 2026, 13.21

Advanced DevOps untuk AI: Continuous Delivery Model dengan Jenkins, Docker, dan Kubernetes

Pelajari bagaimana Advanced DevOps untuk AI memungkinkan continuous delivery model machine learning menggunakan Jenkins, Docker, dan Kubernetes secara otomatis, scalable, dan efisien.

Contents

  1. Pendahuluan: Tantangan Deploy Model AI di Dunia Nyata
  2. Apa Itu Continuous Delivery untuk AI?
  3. Peran Jenkins dalam CI/CD Model AI
  4. Docker: Mengemas Model AI Secara Konsisten
  5. Kubernetes: Menjalankan Model AI Secara Scalable
  6. Alur CI/CD AI dengan Jenkins, Docker, dan Kubernetes
  7. Best Practice dalam DevOps untuk AI
  8. Mengapa Skill Jenkins, Docker, dan Kubernetes Sangat Dibutuhkan?
  9. Belajar Jenkins, Docker, dan Kubernetes Bersama ADINUSA

Pendahuluan: Tantangan Deploy Model AI di Dunia Nyata

Adopsi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) di dunia bisnis terus meningkat. Namun, membangun model AI hanyalah langkah awal. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana mengirimkan (deploy) model AI ke lingkungan produksi secara cepat, konsisten, dan berkelanjutan.

Berbeda dengan aplikasi tradisional, model AI bersifat dinamis. Data berubah, performa model menurun, dan model perlu dilatih ulang secara berkala. Oleh karena itu, pendekatan DevOps konvensional tidak lagi cukup. Inilah mengapa Advanced DevOps untuk AI, atau sering disebut MLOps, menjadi kebutuhan penting.


Apa Itu Continuous Delivery untuk AI?

Continuous Delivery (CD) dalam konteks AI adalah proses otomatis untuk:

  • Membangun dan menguji model

  • Mengemas model beserta dependensinya

  • Mendistribusikan model ke lingkungan produksi

  • Menjalankan model sebagai layanan yang scalable

Dengan CD, setiap perubahan kode, data, atau parameter model dapat diproses secara otomatis tanpa intervensi manual, sehingga mempercepat inovasi sekaligus menjaga kualitas.


Peran Jenkins dalam CI/CD Model AI

Jenkins berfungsi sebagai mesin otomatisasi utama dalam pipeline CI/CD untuk AI. Setiap kali terjadi perubahan pada repository (misalnya di Git), Jenkins akan secara otomatis menjalankan pipeline.

Fungsi Jenkins dalam DevOps AI meliputi:

  • Menjalankan proses build dan training model

  • Menjalankan automated testing (kode, data, dan performa model)

  • Mengorkestrasi tahapan pipeline dari awal hingga deployment

Dengan Jenkins, proses yang sebelumnya manual dan rawan kesalahan menjadi konsisten, terdokumentasi, dan dapat diulang.


Docker: Mengemas Model AI Secara Konsisten

Salah satu tantangan terbesar dalam deployment AI adalah perbedaan environment. Model yang berjalan baik di laptop data scientist sering gagal di server produksi.

Docker menyelesaikan masalah ini dengan:

  • Mengemas model AI, library, dan dependency dalam satu container

  • Menjamin konsistensi antara environment development, testing, dan production

  • Mempermudah distribusi model ke berbagai platform

Dengan container Docker, model AI dapat dijalankan sebagai microservice yang ringan dan portabel.


Kubernetes: Menjalankan Model AI Secara Scalable

Setelah model dikemas dalam Docker, Kubernetes digunakan untuk menjalankan dan mengelola container tersebut di skala besar.

Peran Kubernetes dalam deployment AI:

  • Mengatur scaling otomatis berdasarkan trafik

  • Menjaga high availability dan fault tolerance

  • Memudahkan update dan rollback model

  • Mengelola resource CPU dan GPU secara efisien

Dengan Kubernetes, model AI dapat disajikan sebagai layanan (model serving) yang stabil dan siap digunakan oleh aplikasi bisnis.


Alur CI/CD AI dengan Jenkins, Docker, dan Kubernetes

Secara sederhana, alur kerja Advanced DevOps untuk AI adalah sebagai berikut:

  1. Developer atau data scientist melakukan commit ke repository Git

  2. Jenkins mendeteksi perubahan dan memulai pipeline

  3. Model dibangun dan diuji secara otomatis

  4. Docker membuat image berisi model dan dependensinya

  5. Image dikirim ke container registry

  6. Kubernetes melakukan deployment ke cluster produksi

Pipeline ini memastikan bahwa setiap perubahan dapat dikirim ke produksi dengan cepat dan aman.


Best Practice dalam DevOps untuk AI

Agar pipeline DevOps AI berjalan optimal, beberapa praktik terbaik yang perlu diterapkan antara lain:

  • Versioning menyeluruh: kode, data, dan model harus memiliki versi

  • Automated testing: termasuk validasi data dan evaluasi performa model

  • Pemisahan training dan serving: untuk efisiensi resource

  • Monitoring model: mendeteksi penurunan performa (model drift)

  • Keamanan pipeline: proteksi akses dan credential

Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menjaga kualitas model sekaligus mempercepat delivery.


Mengapa Skill Jenkins, Docker, dan Kubernetes Sangat Dibutuhkan?

Permintaan terhadap profesional DevOps dan MLOps terus meningkat. Perusahaan membutuhkan talenta yang mampu:

  • Mengotomatisasi deployment AI

  • Mengelola infrastruktur modern berbasis container

  • Mendukung transformasi digital berbasis data

Menguasai Jenkins, Docker, dan Kubernetes bukan lagi nilai tambah, tetapi kebutuhan utama di era AI dan cloud-native.


Belajar Jenkins, Docker, dan Kubernetes Bersama ADINUSA

Jika Anda ingin meningkatkan skill DevOps dan siap menghadapi kebutuhan industri AI modern, ADINUSA adalah mitra pembelajaran yang tepat.

ADINUSA menyediakan pelatihan:

  • Jenkins untuk CI/CD

  • Docker untuk containerization

  • Kubernetes untuk orchestration dan deployment

  • Praktik DevOps dan cloud-native berbasis kebutuhan industri

📩 Mulai perjalanan DevOps Anda bersama ADINUSA
Email: kontak@adinusa.id
Telepon / WhatsApp: +62-811-1123-242

Dengan pembelajaran yang terstruktur dan berbasis praktik, Anda dapat menguasai teknologi yang menjadi fondasi deployment AI modern.

belajar Jenkins Docker Kubernetes CI/CD machine learning deployment model AI Jenkins untuk AI Docker untuk ML MLOps pipeline Kubernetes AI deployment DevOps untuk AI continuous delivery AI
Related Post

Artikel Lainnya

images/ADINUSA_Article_1_10.png
Bagaimana Menjadi Cloud Engineer: Panduan Lengkap untuk Sukses di Era Cloud (How to Become a Cloud Engineer)
Lihat Artikel
images/ADINUSA_Article_3_12.png
DevOps untuk Pemula: Panduan Lengkap Memulai Karier di Dunia Modern IT bersama ADINUSA
Lihat Artikel
images/ADINUSA_Article_2_8.png
Belajar DevSecOps – Kursus IAST, DAST & Keamanan Cloud di ADINUSA
Lihat Artikel
images/ADINUSA_Article_5_3.png
Kursus Cybersecurity Fundamentals – Perlindungan Digital untuk Pemula bersama ADINUSA
Lihat Artikel
Edu-cause

Tempat belajar untuk calon praktisi dengan materi sesuai standar industri dan harga terjangkau

Hubungi Kami
Produk & Layanan
  • Course
  • Bootcamp
  • ADINUSA Community
  • Dapatkan Sertifikat
  • Cek Validasi Sertifikat
Informasi
  • Kontak
  • Artikel
  • Events
  • FAQ
  • Gabung Jadi Creator
  • Release & Update
Hubungi Kami
  • Phone: +62 8111123242
  • Email: kontak@adinusa.id

Copyright © 2026 PT Boer Technology (Btech). All Rights Reserved

  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Login & Register